Saatnya peduli Guru Kita
Pendidikan merupakan masalah nasional. Namun, sejak meraih kemerdekaannya, indonesia belum menemukan pemecahannya yang bersifat berkesinambungan. Persoalan sarana dan prasarana, kurikulum dan guru merupakan persoalan yang sangat mendasar dalam masalah Pendidikan di Indonesia
Guru sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan pendidikan merupakan pihak yang sangat berpengaruh dalam proses belajar mengajar. Kepiawaian dan kewibawaan guru sangat menentukan kelangsungan proses belajar mengajar di kelas maupun efeknya di luar kelas. Guru harus pandai membawa siswanya kepada tujuan yang hendak dicapai. Banyak guru tidak dapat memusatkan perhatiannya terhadap perkembangan siswa, karena situasi dan kondisi ekonomi mereka yang tidak mengizinkan. Karena itu masalah pendidikan menjadi bersifat pribadi.
Saat ini, terdapat 700.000 guru honorer yang mengajar di sekolah negeri dan 600.000 guru honorer yang mengajar di sekolah swasta dengan gaji sekitar Rp 200.000 per bulan. Nasib guru swasta non-PNS pun memprihatinkan.
Membantu Keluarga guru kuncinya...
Pemikiran kami sederhana. Guru mengejar kerja sampingan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Karena itu, keluarga gurulah yang mestinya diberikan bantuan dengan cara yang membantu guru untuk mencapai taraf kesejahteraan dan kemakmuran. Bantuan seperti ini memberi kesempatan kepada para guru agar dapat berkonsentrasi untuk memenuhi kebutuhan para murid. Dalam jangka panjang, bantuan seperti ini akan mendukung komunitas lokal untuk membantuk masa depan yang lebih berkesinambungan dan lebih serasi.
Kita yang pernah merasakan manisnya menuntut ilmu dari seorang guru, mesti mengajukan solusi untuk membantu dan peduli atas kondisi guru kita.
Kami berusaha untuk membantu para guru dengan program yang bersifat lokal dan spesifik, serta responsif terhadap persoalan nyata yang dihadapi para guru. Untuk itu kami mengharapkan dukungan semua pihak
Education is
national issue. Still, since its independence Indonesia has not successfully
figured out a sustainable way out to the matter. Facilities and infrastructure,
curriculum and teachers constitute fundamental issues of Education in
Indonesia.
Being the key
component of education implementation, teachers play a very influential role in
teaching and learning activities. Their capacities and esteem would be largely
determinant to effective and efficient teaching and learning process in and
outside classroom. Teachers must be skilful to lead their students to the
objectives they wish to achieve. Many teachers could not manage to pay
attention to the development of their students due to economic condition. Since
then, education becomes personal issues.
Currently,
there are 700,000 honorary teachers of public schools and 600,000 of private
schools barely make Rp 200,000 per month. The condition of non-civil servant
teachers is even more despondent.
(http://www.suarapembaruan.com/tajukrencana/nasib-guru-swasta/1441)
Helping teachers’ families is the key …
We have
simple idea. Some teachers do side jobs to meet their family needs. Thus, it is
their families which should be aided to improve welfare and prosperity.
Teachers would be more concentrated and focus on their tasks to meet the needs
of the students. In long run, the aid will support local communities to create
more sustainable and harmonious future.
For
everything they had done to educate us with love and sincerity, it is now our
time to figure out the best solutions to help and care for their conditions.
We take
initiatives to help teachers through local and specific program which is
responsive to cope with the real issues faced by teachers. And to make this
success we need supports from all parties.





0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda