29/09/11

Kontak Kami

Yayasan Peduli Guru Kita

Jln. Margonda Raya No. 535b Pondokcina Beji Kota Depok
Telp. (021) 7863774
Email : peduligurukita@yahoo.co.id
www.peduligurukita.com

Follow Us On Twiter : @peduligurukita
Facebook : Peduli Guru Kita

Manajemen

 Penasehat

Prof. Dr. Sutjipto (Guru Besar Universitas Negeri Jakarta)




Hj. Andi Nurul Burhanudin (Guru Senior LIA)


Pembina

Dasaptami Tunggadewi



Ir. H. Bambang Wijayanto

Pengawas

Madnur



Pengurus

Ali Wartadinata

Rini Sadati
Khairunnisa



Untukmu Guruku


Peduli Guru Kita (PEGITA) melihat, guna mencapai tujuan umum dan khususnya dalam membantu guru, kami memfokuskan pada 3 sektor program

Pertama, Peningkatan dan Pengembangan Profesionalitas  Guru
Sebagai sebuah profesi, guru dituntut untuk meningkatkan dan mengembangkan profesionalitasnya, mengupgrade pengetahuan dan keahliannya dan menyesuaikan metode pengajarannya sesuai dengan jamannya. Peduli Guru Kita (PEGITA), disini, bertindak sebagai fasilitator dengan memberikan pelayanan berupa :

·         Pelatihan,Workshop ,seminar, Bimbingan Teknis, Training Motivasi

·         Beasiswa Sekolah lanjutan S1 bagi guru

·         Penyediaan Sarana dan Prasarana Pembelajaran

·         Sarana Informasi berupa penyediaan buku-buku bagi guru dan sekolah


Kedua, Peningkatan dan Pemerataan Kemakmuran dan Kesejahteraan Guru.

Guru Makmur dan Sejahtera menjadi fokus Peduli Guru Kita (PEGITA), dengan kesejahteraan Guru mampu fokus pada tugas-tugasnya. Peduli Guru Kita memberikan subsidi kesehatan dan pendidikan anak guru pada tingkat sekolah dasar, dua pokok biaya yang sering menjadi pemikiran keluarga guru. Disamping itu , PEGITA juga memberikan bingkisan hari raya dan bingkisan untuk guru berprestasi yang telah menjadi kebiasaan masyarakat kita.


Bentuk bantuan kesehatan adalah keikutsertaan guru pada program jaminan kesehatan, karena melihat kenyataan begitu seringnya persoalan kesehatan menjadi beban pikiran keluarga para guru.


Subsidi pendidikan bagi anak guru diberikan sampai selesai Pendidikan Menengah, mengingat pendidikan dasar dan menengah merupakan titik awal pendidikan berprestasi yang baik, dan kemudian dapat memperoleh beasiswa pada tingkat-tingkat sekolah atas dan perguruan tinggi


Bentuk pelayanan berupa :

·   Asuransi Kesehatan bagi Guru dan Keluarga

·   Beasiswa untuk anak Guru

·   Fasilitasi Ekonomi keluarga Guru


Ketiga, Perlindungan Guru


Ada hal-hal yang tidak dapat dihindari, namun sulit dilakukan secara mandiri baik oleh guru maupun sekolah yang bersangkutan. PEGITA melihat petingnya penanganan hal-hal yang secara langsung mempengaruhi karir guru dan mendirikan sebuah pusat krisis untuk memberikan advokasi.


Pusat krisis ini terbuka bagi guru, keluarga guru dan pengelola sekolah yang memerlukan bantuan hukum, konsultasi pengembangan karir. PEGITA akan membantu dengan memberikan informasi, mempertemukan dengan pemangku pengambil kebijakan untuk Guru Kita yang lebih baik.


Bentuk Program :
    • Advokasi Kebijakan 
    • Advokasi Profesi Guru 


    • Pusat Pengaduan Guru



    To achieve its general and specific goals, Peduli Guru Kita (PEGITA) (Care for our Teachers) will focus on three programs:

    First, Improving and Developing Teachers’ Professionalism
    As a profession, teachers are demanded to improve and develop their professionalism, upgrade their knowledge and expertise and employ more effective teaching methods which is appropriate to current age. PEGITA will act as facilitator by providing the following services:
    ·         Training, workshops, seminars, Technical Guidance, Motivation Training
    ·         Scholarship for teachers to take undergraduate study.
    ·         Provide Education Facilities and Infrastructure
    ·         Provide information media the form of books for teachers and schools

    Second, Improving and Bringing Equality of Prosperity and Welfare for Teachers.
    Promoting teachers’ prosperity and welfare is the primary focus of PEGITA whereby they will be able to focus on their duties. CARE FOR OUR TEACHERS provides health and education subsidy for teachers’ children at elementary school as these two issues have been the most concerned problems of teachers’ families. Besides, PEGITA also provides holiday allowance and donation for outstanding teachers as generally practicable in our society.

    Health subsidy will be implemented in the form of health insurance program considering that health issues are often faced by teachers’ families.

    Education Subsidy for teachers’ children will be provided until they have finished Secondary Education bearing in mind that primary and secondary education are very critical starting point to attain outstanding achievement thereby they will be able to obtain scholarships to continue their study at higher education level or universities
    The services include:
    ·         Health Insurance for teachers and their families
    ·         Scholarships for teachers’ children
    ·         Economic facilitation for teachers’ families

    Third, Protection for teachers
    There are matters which are inevitable yet difficult to cope with whether by the teachers themselves or by the institution where they work for. PEGITA considers it is crucial to manage aspects which directly affect teachers’ career by establishing a crisis center to offer advocacy.

    This crisis center is open to teachers, teachers’ families and school administrators who are in need of legal assistance and career development consultancy. PEGITA will assist them by providing information, facilitate a meeting with stakeholders, policy makers to help our teachers better.
    Types of Program/Services:
    Policy Advocacy
    Teacher Professional Advocacy
    Teachers’ Complaint Center

Label:

Visi dan Misi

Visi dan Misi Kami
Visi kami 
“Turut mewujudkan masyarakat pendidik yang professional dan sejahtera untuk mencerdaskan  kehidupan bangsa”

Misi Kami
1.      Mengembangkan profesionalisme tenaga pendidik
2.      Meningkatkan sarana dan prasarana pembelajaran
3.      Meningkatkan kesejahteraan guru non PNS/honorer/relawan
4.      Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk kesejateraan dan profesionalitas guru non PNS/honorer/relawan

Kelompok Sasaran
Ragam Guru di Indonesia, tetapi situasi dan kondisi mereka tidak dapat disamaratakan. Peduli Guru Kita memfokuskan perhatian kepada guru dengan karakteristik :
·   Guru pada jenjang pendidikan Dasar dan Menengah (SD/MI, SMP/MTs.)
·   Guru Honorer
·   Guru yang memperoleh penghasilan dibawah Upah Minimum Regional (UMR)

Saatnya peduli Guru Kita


Guru kita saat ini
Pendidikan merupakan masalah nasional. Namun, sejak meraih kemerdekaannya, indonesia belum menemukan pemecahannya yang bersifat berkesinambungan. Persoalan sarana dan prasarana, kurikulum dan guru merupakan persoalan yang sangat mendasar dalam masalah Pendidikan di Indonesia
Guru sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan pendidikan merupakan pihak yang sangat berpengaruh dalam proses belajar mengajar. Kepiawaian dan kewibawaan guru sangat menentukan kelangsungan proses belajar mengajar di kelas maupun efeknya di luar kelas. Guru harus pandai membawa siswanya kepada tujuan yang hendak dicapai. Banyak guru tidak dapat memusatkan perhatiannya terhadap perkembangan siswa, karena situasi dan kondisi ekonomi mereka yang tidak mengizinkan. Karena itu masalah pendidikan menjadi bersifat pribadi.
Saat ini, terdapat 700.000 guru honorer yang mengajar di sekolah negeri dan 600.000 guru honorer yang mengajar di sekolah swasta dengan gaji sekitar Rp 200.000 per bulan. Nasib guru swasta non-PNS  pun memprihatinkan.

Membantu Keluarga guru kuncinya...
Pemikiran kami sederhana. Guru mengejar kerja sampingan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Karena itu, keluarga gurulah yang mestinya diberikan bantuan dengan cara yang membantu guru untuk mencapai taraf kesejahteraan dan kemakmuran. Bantuan seperti ini memberi kesempatan kepada para guru agar dapat berkonsentrasi untuk memenuhi kebutuhan para murid. Dalam jangka panjang, bantuan seperti ini akan mendukung komunitas lokal untuk membantuk masa depan yang lebih berkesinambungan dan lebih serasi.
Kita yang pernah merasakan manisnya menuntut ilmu dari seorang guru, mesti mengajukan solusi untuk membantu dan peduli atas kondisi guru kita.
Kami berusaha untuk membantu para guru dengan program yang bersifat lokal dan spesifik, serta responsif terhadap persoalan nyata yang dihadapi para guru. Untuk itu kami mengharapkan dukungan semua pihak


 

Our teachers today

Education is national issue. Still, since its independence Indonesia has not successfully figured out a sustainable way out to the matter. Facilities and infrastructure, curriculum and teachers constitute fundamental issues of Education in Indonesia.
Being the key component of education implementation, teachers play a very influential role in teaching and learning activities. Their capacities and esteem would be largely determinant to effective and efficient teaching and learning process in and outside classroom. Teachers must be skilful to lead their students to the objectives they wish to achieve. Many teachers could not manage to pay attention to the development of their students due to economic condition. Since then, education becomes personal issues.
Currently, there are 700,000 honorary teachers of public schools and 600,000 of private schools barely make Rp 200,000 per month. The condition of non-civil servant teachers is even more despondent.
(http://www.suarapembaruan.com/tajukrencana/nasib-guru-swasta/1441)

Helping teachers’ families is the key …
We have simple idea. Some teachers do side jobs to meet their family needs. Thus, it is their families which should be aided to improve welfare and prosperity. Teachers would be more concentrated and focus on their tasks to meet the needs of the students. In long run, the aid will support local communities to create more sustainable and harmonious future.
For everything they had done to educate us with love and sincerity, it is now our time to figure out the best solutions to help and care for their conditions.
We take initiatives to help teachers through local and specific program which is responsive to cope with the real issues faced by teachers. And to make this success we need supports from all parties.